Gak mau praktek!

Lucu banget obrolan Ma sama empat orang adik tingkat siang ini di kantin FK Madang. Awalnya Ma emosi gara-gara abis ngawas OSCE dan ada mahasiswa yang super duper gak sopan, tapi langsung hilang gara-gara obrolan ini.

Obrolan apa? Tentang MARS lah.😛

Jadi, sambil Ma makan di kantin, tiba tiba ada adek tingkat yang nanya gimana caranya cuti koas sama Ma. Ma kira maksudnya stagnan satu stase, ya Ma bilang langsung aja. Eh ternyata maksudnya abis S.Ked kuliah yang lain dulu, baru balik koas lagi. Kurang lebih sama dengan mekanisme Ma kuliah dulu.

Sambil di dalam hati bersyukur karena mulai ada orang lain yang berpikir seperti yang Ma lakukan dulu, Ma cerita ke mereka kalo dalam keadaan mereka sekarang, agak sulit untuk stagnan selama itu karena SPP mereka mahal. Ma dulu bisa aja bayar SPP untuk empat semester karena satu semester-nya Rp. 240.000, jadi gak terlalu memberatkan. Gimana kalo yang SPP-nya diatas tiga juta kaya sekarang? Sakiiiit~😆

Selesai dengan obrolan dengan adik tingkat yang itu, datang lagi satu mahasiswa yang Ma lupa namanya, yang bilang sama Ma kalo dia mau jadi MARS karena mau ngerjain manajemen RS dan gak mau praktek. Langsung aja Ma tos sama dia, sama banget!😛

Sambil ngobrol sama dia tentang MARS, ada dua mahasiswi yang pindah posisi di samping kiri Ma, yang ternyata juga berminat buat ngambil ke arah manajemen. Ngobrol beberapa topik yang berbeda tapi tetap berputar dengan jadi dokter tapi bukan jadi spesialis, juga tentang nyari duit. Karena sekolah di FK itu lama, dan mahal. Jadi rasanya somehow agak sedih saat di umur dimana teman teman sudah bisa punya penghasilan sendiri, kita masih aja berkutat dengan diktat dan ujian. Makanya untuk membalas slow start itu, perlu strategi supaya begitu debut udah bisa langsung melesat gitu~ #ealahbahasanya

Ngomong tentang peluang sebagai dokter umum. Bukan sempit dan sulit sih, tapi tetap dengan kenyataan kalo dokter itu banyak. Praktek dokter swasta bisa ada dua atau tiga di satu jalan. Ngomong tentang ketidaknyamanan untuk praktek. Gak semua orang suka berinteraksi dengan pasien, sebagian juga walaupun suka berinteraksi dengan pasien ada saja hal yang membuat mereka gak nyaman dan memilih untuk tidak praktek. Ngomong juga tentang perbedaan jalur tiap orang. Zaman dimana dokter itu mainstream-nya spesialis itu udah mulai pupus sedikit demi sedikit, sudah banyak pilihan lain mulai dari jalur kebijakan medik, epidemiologi, K3, asuransi kesehatan, manajemen RS, de.el.el yang bisa dipilih dan sama kerennya.

Ah, Ma jadi bersyukur. Kurang lebih pandangan Ma yang dulu dianggap ‘aneh’ karena gak dokter banget ini ternyata udah mulai diterima dan diadopsi sama yang lain.

Moga moga makin banyak jenis pekerjaan yang bisa diciptakan pada bidang kedokteran ini. Supaya semua dokter, yang dengan niat penuh dan tercebur masih bisa bertahan hidup dan tetap melakukan hal-hal yang mereka inginkan dalam hidupnya.

Cheers!

Eh btw, apa kabarnya proyek buku Gaster ya?😀

0 Responses to “Gak mau praktek!”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Selamat datang!!

Rizma Adlia Syakurah,

Ini semua tentang Ma dan hal hal yang berputar disekeliling Ma.
tentang seorang Ma.

Mau nge-OOT, sini aja.

Kumpulan Foto,,

Quote yang Ma suka!

Blog fave-nya Ma!!

Kategori!!

Kumpulan cerita Ma,,

Hasil ronde,,

Edan banget, yet, I Love it,,!!

web stats

Makasih banget buat

  • 757,648 orang

Just an encouragement,,

Hindari rokok sebisanya. Sudah merokok? Merokoklah dengan manusiawi.
Di sini anti rokok mas/mbak,,
mari dimatikan rokoknya,,

Berdiskusilah secara dewasa...
Ga terima ad Hominem!
terimanya duit dan makanan,,

Lembar Verifikasi?