Menjadi berjiwa penjajah~

Apa sih yang namanya Berjiwa penjajah? Gimana orang bisa memiliki jiwa penjajah?

Berjiwa penjajah itu adalah kondisi dimana seseorang memiliki keinginan dan bertinda secara sewenang-wenang dan di luar batas kepada orang lain yang tidak dapat atau sulit melawan pada kondisi tertentu. Definisi bikinan sendiri šŸ˜›

Memiliki jiwa penjajah itu mudah, caranya:

  1. Ada kesempatan untuk menjajah.
  2. Ada keinginan untuk menjajah.
  3. Tidak ada/kurangnya pengawasan dari atasan.
  4. Ada korban yang sulit/tidak bisa melawan
  5. Ada tekanan/stress dari senior/atasan.
  6. Genetik

Siapa saja yang bisa menjadi orang dengan jiwa penjajah?
Banyak banget! Dalam dunia perkoas-an, semua lapisan yang ada di RS *juga di luar RS, seperti Puskesmas, Fakultas, dan yang terlibat* bisa menjadi orang dengan jiwa penjajah. Mulai dari yang paling atas, yang paling mudah untuk menjajah karena memiliki kemampuan dan power, hingga yang paling dasar, yang walaupun tidak memiliki kemampuan dan power, tapi memiliki niat yang kuat untuk menjajah. šŸ˜›

Apakah semua orang itu berjiwa penjajah?
Ngga, ga semuanya. Malah, biasanya orang-orang dengan kekuasaan dan kemampuan cenderung untuk tidak menjajah. Kecendrungan itu lebih terlihat pada orang dengan kekuasaan dan kemampuan yang minim, yang memanfaatkan kesulitan/ketakutan untuk menolak dari seorang koas sebagai alat untuk menambah waktu tidur di shift pagi-sore-malam, untuk mengurangi beban translate-an dari seniornya, untuk mengurangi pengeluaran yang harus dikeluarkan, untuk menambah waktu santai disaat sedang bekerja, untuk menambah bahan gosip dan hinaan disaat bosan.

Bagaimana agar tidak dijajah?
Sulit memang untuk melawan, Ma sendiri pernah melawan dengan mengadu dengan atasan tertinggi dari tempat itu, walhasil walaupun katanya diadakan rapat direksi mengenai mereka, mereka tetap berhasil menjajah Ma dan teman-teman Ma selama delapan minggu, bahkan sampai sekarang, tanpa rasa bersalah. Sulit juga kan?
Salah satu cara adalah dengan tidak melawan, tapi dengan pendekatan halus. Biasanya menggunakan ‘seserahan’. Kaya orang mau nikah ya? Ya gitu deh, yang penting ga menderita waktu lagi jaga, kan? *Tapi cara ini ga 100% berhasil lho!*

Jadi, apa cara efektif menghadapinya?
Pura pura buta, pura pura gila, jangan keliatan, jangan bermasalah. Ingat terus kita ga ada disana selamanya, mereka yang bakal ada disana selamanya *untuk sebagian jenis penjajah* :mrgreen:

I think all medstudents are into S&M: we actually pay to be enslaved. Medstudentsays

Ingat ya teman, nanti, jadi apapun di kondisi apapun, jangan punya jiwa penjajah ya. *Berlaku buat Ma sendiri juga* :mrgreen:

2 Responses to “Menjadi berjiwa penjajah~”


  1. 1 amel Februari 28, 2011 pukul 9:43 pm

    wuih,,, bener banget kak Ma…. like this!!!! banyak penjajah di dunia,,, dimana-mana…. heran deh…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Selamat datang!!

Rizma Adlia Syakurah,

Ini semua tentang Ma dan hal hal yang berputar disekeliling Ma.
tentang seorang Ma.

Mau nge-OOT, sini aja.

Kumpulan Foto,,

Quote yang Ma suka!

Blog fave-nya Ma!!

Kategori!!

Kumpulan cerita Ma,,

Hasil ronde,,

Edan banget, yet, I Love it,,!!

web stats

Makasih banget buat

  • 769,327 orang

Just an encouragement,,

Hindari rokok sebisanya. Sudah merokok? Merokoklah dengan manusiawi.
Di sini anti rokok mas/mbak,,
mari dimatikan rokoknya,,

Berdiskusilah secara dewasa...
Ga terima ad Hominem!
terimanya duit dan makanan,,

Lembar Verifikasi?