Tempura, oh Tempura

Ada dua orang bapak bapak, pegawai negeri yang sedang makan siang.
Mereka sedang menghabiskan Hoka Spesial Bento 1, yang ternyata tidak sanggup untuk dihabiskan
Dan mereka pun pulang.

Ada tempura. Sendirian.
Di sekelilingnya ada sisa nasi, sisa salad, sisa teriyaki.
Khas Spesial Bento 1 yang sudah di makan.

Tempura itu sendirian. Tidak dimakan.

Ma yang datang dengan paket Hoka Hemat 1 + Teh Kotak melihat Tempura diantara sisa makanan lainnya.
Terpikir untuk menyelamatkan Tempura malang itu.

Tapi malu, dan sedikit jijay. *Itu bekas orang!!!!!*

Ada dua orang perempuan dengan paket Hoka Hemat + Air mineral duduk di depan Ma.
Dua menit setelah itu, salah satunya melihat keberadaan Tempura itu.

Mereka berdiskusi serius, sambil sesekali melirik Tempura yang kesepian itu.
Teman yang pertama kali melihatnya menyarankan supaya mereka pindah ke kursi di sebelah Tempura. Teman yang kedua menolak dengan malu malu.
‘Ga usah ah’, katanya.

Akhirnya perdebatan berhenti karena kehadiran sesuatu, seseorang.
Mbak mbak Hoka Hoka Bento datang dengan baki sampahnya. Datang dan mengangkut piring tempat Tempura itu bersemayam.

Terdiam, dua teman itu terdiam.

Sambil melihat mbak mbak yang membersihkan dan menumpuk semua piring, Tempura itu masih terlihat menyembul di bagian atas.

Dan akhirnya berlalu

Meja telah bersih

Akhirnya Ma pun duduk sebentar membaca majalah Pulsa yang baru dibeli, dan kedua teman itu tetap duduk di kursi mereka.

Dan meja yang kosong itu, telah diisi oleh seorang perempuan dengan Hoka Hemat 1 + Teh Kotak.

,,,,,

*Maafkan kegilaan Ma, Ma somehow bahagia karena bukan cuma Ma yang punya pikiran kaya gitu*

Iklan

8 Responses to “Tempura, oh Tempura”


  1. 1 FajarF Maret 2, 2009 pukul 5:43 pm

    emang susah juga…
    *bacanya ampe deg2an
    :mrgreen:

  2. 2 secondprince Maret 2, 2009 pukul 5:57 pm

    eh tahu dari mana kalau dua orang perempuan itu juga mikir yang sama :mrgreen:
    Tempura itu apaan sih?
    *beneran gak tahu*

  3. 3 almascatie Maret 2, 2009 pukul 11:27 pm

    susah yah.. mikir ama bertindak tuh ternyata butuh pertimbangan banyakkkkkkk banget.. 😛

  4. 4 itikkecil Maret 3, 2009 pukul 9:02 am

    memang agak jijay Ma… kebayang gak sih kalau ada yang iseng terus dibubuhi racun tikus misalnya?

  5. 5 Rizma Adlia Maret 3, 2009 pukul 4:40 pm

    @ Semua
    Ma ngarang ngarang aja kalo mereka mikir yang sama, gabungan antara gesture sama suara yang kedengeran sayup sayup. 😆

    @ Fajar
    Deg degan kenapa?? 😆

    @ Bharma
    Udang goreng tepung versi jepang.

    @ Almascatie
    Be.gi.tu.lah. :mgreen:

    @ Mbak Ira
    Iya sih mbak rada jijay,, 😛

  6. 6 grace Maret 3, 2009 pukul 8:18 pm

    wahahaha
    saya juga sering mikir gitu…:P
    sayang kan kebuang gitu ga kemakan…

  7. 7 rifu Maret 6, 2009 pukul 8:49 pm

    post ala mahasiswa/i :mrgreen:

  8. 8 Rizma Maret 16, 2009 pukul 3:03 pm

    @ Grace|Rifu
    Benuuuull!! 😆


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Selamat datang!!

Rizma Adlia Syakurah,

Ini semua tentang Ma dan hal hal yang berputar disekeliling Ma.
tentang seorang Ma.

Mau nge-OOT, sini aja.

Kumpulan Foto,,

Quote yang Ma suka!

Blog fave-nya Ma!!

Kategori!!

Kumpulan cerita Ma,,

Hasil ronde,,

Edan banget, yet, I Love it,,!!

web stats

Makasih banget buat

  • 782,613 orang

Just an encouragement,,

Hindari rokok sebisanya. Sudah merokok? Merokoklah dengan manusiawi.
Di sini anti rokok mas/mbak,,
mari dimatikan rokoknya,,

Berdiskusilah secara dewasa...
Ga terima ad Hominem!
terimanya duit dan makanan,,

Lembar Verifikasi?