Cetusan tengah malem

Niatnya aku mau nonton drama buat seneng seneng, lucu lucuan, hepi hepi. Eh ternyata ter-trigger dengan scene yang relate hampir sepuluh tahun yang lalu. It creates a flicker inside, just a flicker tho. It’s a memory anyway, it’s already in a past.

Lanjutkan membaca ‘Cetusan tengah malem’

Moving forward and giving up

Selama ini aku kira aku ini orangnya tipe yang ga bisa lepas dari satu rutinitas atau satu barang atau satu pola tertentu gitu, karena aku cenderung monoton gitu kan hidupnya, pola polanya jelas gitu. Makan yang disukain itu itu aja, kerjaan yang suka dikerjain itu itu aja, temen yang akrab itu itu aja, hobi itu itu aja, warna yang sering dipake itu itu aja. Simpelnya I’m a creature of habit. So initially I thought it came with a “hard to let things go” as a package.

MV legendary selama 2019 yang sering aku puter, jaman jamannya masih insecure tapi menguatkan diri 😂😂😂😂😂
Lanjutkan membaca ‘Moving forward and giving up’

My kind of “new normal”

Setelah lebih tujuh bulan beneran bertahan #dikamaraja, Ma mulai berusaha untuk latian keluar rumah. Soalnya udah lama banget ga keluar rumah, jadi setiap kali harus keluar rumah gitu cemasnya itu lho ga nyaman banget. Jadi berasa banget, kalo orang orang kudu “new normal” dengan membuat mereka jadi lebih taat protokol kesehatan dan mengurangi frekuensi keluar rumah, latian “new normal” aku dengan belajar keluar rumah, ga jantungan setiap harus ke luar rumah, ga emosik tiap liat orang si tempat umum gapake masker, dan ga menuhin tas dengan semua pernak pernik desinfektan dll.

Lanjutkan membaca ‘My kind of “new normal”’

Tekak Bantah

Ada yang tau ga apa arti “tekak bantah”? 😂

Semacam bebel atau ga nurut omongan gitu deh. Siapa yang Ma mau bilangin tekak bantah ini? Ma sendiri. Ma baru sadar kalo Ma ini bener bener tekak bantah, dan anehnya pengakuan tekak bantah ini nongolnya baru minggu ini, setelah IHSG merah merona semingguan. So random rite? I know. 😂

Lanjutkan membaca ‘Tekak Bantah’

More free times = less excuses to try new things

So, I am taking up new hobbies. Keadaan #dikamaraja ini beneran berbuntut dengan Ma punya lumayan banyak hobi baru. Lebih tepatnya jadi punya hobi. Karena kalo dipikir pikir, Ma ini ga punya hobi sebenernya, mungkin traveling, tapi pastinya sekarang gabisa. Jadi ya mulai ngerjain hal hal yang dulu pengen dicoba tapi terus ditunda tunda.

Lanjutkan membaca ‘More free times = less excuses to try new things’

#MulaiDariLemari

Jadi, Ma ikutan challenge gitu deh di Instagram. Kalo diinget inget ini ketiga kalinya Ma ikut yang kayak gini, yang pertama kali ikutan #PlasticFreeJuly tahun lalu selama sebulan dan lumayan sukses sampe akhir, yang kedua bikin challenge sendiri “7 day no-delete challenge” hasil konsul, yang berakhir dengan gagal. Kaget ternyata ga nge-delete typo itu susah banget buat Ma. 😂😂😂

Lanjutkan membaca ‘#MulaiDariLemari’

Tentang personal finance

Jadi, kemaren mendadak IG story full dengan repost-an mahasiswa yang mau ikutan free webinar dari akun akun info kedokteran gitu. Sebenernya bukan pemandangan baru sih, karena udah beberapa kali aku liat. Tapi yang bikin Ma jadi merespon itu karena topiknya, tentang personal finance untuk dokter. 💵

Lanjutkan membaca ‘Tentang personal finance’

I don’t know myself that much afterall, dan botol skinker kosong.

Selama ini Ma ngira Ma cukup tau sama diri sendiri, tentang apa yang Ma suka dan yang Ma ga suka, tentang sifat, hobi, tipe kesukaan dan pola sehari hari. Tapi belakangan ini Ma baru sadar kalo sebagian dari hal yang dulunya Ma anggep sebagai sifat Ma ternyata salah, juga Ma baru ngeh pola bicara dan gaya Ma yang orang lain biasa liat. Kaget sih.

Lanjutkan membaca ‘I don’t know myself that much afterall, dan botol skinker kosong.’

Pensieve and Obliviate

Obliviate is my favorite Harry Potter’s spell, and Pensieve is my favorite magical relic. For some reason, the ability to store and forget selected memories fascinate me. Until I realize that I did that too, forgetting things on purpose, whether it’s conscious or unconsciously. Repression.

Pensieve
Lanjutkan membaca ‘Pensieve and Obliviate’

Latsar CPNS; the beginning

Dramatis yak judulnya? Biarin 😂😂😂

I mean, just look at the dates man. 🙈

Lanjutkan membaca ‘Latsar CPNS; the beginning’

Tentang Ma dan CPNS

Sebelum ngobrol tentang Latsar-nya, Ma mundur dulu ke respon terkait kenyataan kalo Ma jadi CPNS. Yep, I became one guys, lulus tesnya udah dari tahun 2018, kayanya aku ada nyebut itu di post lama, tapi cuma selewat aja.

Banyak banget temen yang kaget begitu tau, they’re like “NGAPAIN?!?” atau “SERIUS??” gitu begitu tau, soalnya mungkin itu salah satu hal yang kayanya gak Ma banget gitu ya, jadi PNS.

Jiwa serabutan dan jiwa dagang yang super santai ini ga cocok sama kerjaan kantoran atau yang berbau-bau kenegaraan gitu soalnya mungkin. Well, ga sepenuhnya salah sih. 😂😂

Lanjutkan membaca ‘Tentang Ma dan CPNS’

Meet my role model in education world

Maybe some of you knew her, as I talked about her quite a lot. Posted about her sometimes too. She’s my dissertation promoter. She’s bu Yayi.

Btw this is a tribute post.

Lanjutkan membaca ‘Meet my role model in education world’

I’m grateful

Jadi hari ini baru pulang dari Jambi. Ngapain? Jalan jalan aja. Susah juga rasanya buat seorang Ma ini pergi just for the sake of pengen pergi karena perlu “ngisi batre” biar ga sumpek gitu ya. Tapi ya, jadi pergi jalan jalan. Ketemu sama temen temen kuliah dulu, dan mahasiswa yang sekarang udah jadi teman sejawat juga. #ele 😂😂😂

Lanjutkan membaca ‘I’m grateful’

Choosing myself

Well, actually I’ve struggled from the feeling of “abis batre” this whole week. Practically almost everything failed to brought up my mood. I resorted to eat things I usually like and ended up feeling better-ish and managed to function well the next day.

Lanjutkan membaca ‘Choosing myself’

Realizing my 2020 resolution.

Walking into finishing the second week of 2020 feeling productive and such, I just realized that I didn’t really proclaim any official resolution like I used to.

Before checking my old post, I think my resolution was used to be about work, or stuffs? But as I track back for the sake of finding my reference, I learned that it didn’t change as much from 2013. I didn’t change much. Or was it that finally I got back on track?

Menjadi Kartini.

Lanjutkan membaca ‘Realizing my 2020 resolution.’


Selamat datang!!

Rizma Adlia Syakurah,

Ini semua tentang Ma dan hal hal yang berputar disekeliling Ma.
tentang seorang Ma.

Mau nge-OOT, sini aja.

Kumpulan Foto,,

Quote yang Ma suka!

Blog fave-nya Ma!!

Kategori!!

Kumpulan cerita Ma,,

Hasil ronde,,

Edan banget, yet, I Love it,,!!

web stats

Makasih banget buat

  • 939.705 orang

Just an encouragement,,

Hindari rokok sebisanya. Sudah merokok? Merokoklah dengan manusiawi.
Di sini anti rokok mas/mbak,,
mari dimatikan rokoknya,,

Berdiskusilah secara dewasa...
Ga terima ad Hominem!
terimanya duit dan makanan,,

Lembar Verifikasi?