Ada dua orang bapak bapak, pegawai negeri yang sedang makan siang.
Mereka sedang menghabiskan Hoka Spesial Bento 1, yang ternyata tidak sanggup untuk dihabiskan
Dan mereka pun pulang.
Ada tempura. Sendirian.
Di sekelilingnya ada sisa nasi, sisa salad, sisa teriyaki.
Khas Spesial Bento 1 yang sudah di makan.
Tempura itu sendirian. Tidak dimakan.
Ma yang datang dengan paket Hoka Hemat 1 + Teh Kotak melihat Tempura diantara sisa makanan lainnya.
Terpikir untuk menyelamatkan Tempura malang itu.
Tapi malu, dan sedikit jijay. *Itu bekas orang!!!!!*
Ada dua orang perempuan dengan paket Hoka Hemat + Air mineral duduk di depan Ma.
Dua menit setelah itu, salah satunya melihat keberadaan Tempura itu.
Mereka berdiskusi serius, sambil sesekali melirik Tempura yang kesepian itu.
Teman yang pertama kali melihatnya menyarankan supaya mereka pindah ke kursi di sebelah Tempura. Teman yang kedua menolak dengan malu malu.
‘Ga usah ah’, katanya.
Akhirnya perdebatan berhenti karena kehadiran sesuatu, seseorang.
Mbak mbak Hoka Hoka Bento datang dengan baki sampahnya. Datang dan mengangkut piring tempat Tempura itu bersemayam.
Terdiam, dua teman itu terdiam.
Sambil melihat mbak mbak yang membersihkan dan menumpuk semua piring, Tempura itu masih terlihat menyembul di bagian atas.
Dan akhirnya berlalu
Meja telah bersih
Akhirnya Ma pun duduk sebentar membaca majalah Pulsa yang baru dibeli, dan kedua teman itu tetap duduk di kursi mereka.
Dan meja yang kosong itu, telah diisi oleh seorang perempuan dengan Hoka Hemat 1 + Teh Kotak.
,,,,,
*Maafkan kegilaan Ma, Ma somehow bahagia karena bukan cuma Ma yang punya pikiran kaya gitu*
Ngomong apa siihh??