Ma ga pernah nyangka kalimat kaya gitu keluar, bukan apa apa, tapi kesannya agak menyeramkan waktu Ma pertama dengernya.
Kalimat itu keluar waktu Ma nanya Sumatera Selatan itu penghasilan utama-nya apa, yang ternyata banyak juga, mulai dari perkebunan sampe batu bara. Tapi kenyataan bahwa ternyata kata kata menjual batu bara sebanyak-banyaknya mumpung masih ada harganya itu bener bener dilema rasanya.
Masalahnya yang bikin Ma bingung apa emang kebutuhan penghasil energi dunia ini masih segitu bergantungnya sama batu bara ya? Bukannya katanya udah banyak bahan alternatifnya?
Yang Ma masih ga habis pikir itu adalah kesan kalo ‘Kalo masih bisa dijual, dijual jual aja’. Masalahnya kan walaupun yang polusi itu di Cina atau di India, tetep aja Bumi-nya satu, rusak sama sama rusak. Dan emang harus dihabisin ya minyak dan batu bara itu? Karena itulah gunanya mereka? Mumpung masih ada harganya? Sebelom tenaga matahari dan nuklir sukses dikembangkan gitu ya?
Kalo gitu apa bedanya sama rokok dan tembakau? Mumpung orang masih mau ngerokok, dan sebelom mereka punya kesadaran sama kesehatan mereka, dan bisa menghasilkan uang, hajar aja! Jual aja!
Ga inget apa sama keadaan Bangka yang timah-nya dikeruk habis habisan? Somehow Ma ngerasa aneh aja kalo sampe ada perasaan apapun yang ada di bumi ini, kaya emas, minyak, batu bara, apapun lah itu, gapapa, atau malah sebaiknya dihabiskan. Alasannya sih biar kita bisa punya uang lebih untuk mengembangkan pendidikan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Ma ngerti sih kalo kesejahteraan masyarakat itu penting, tapi emang ga ada SDA yang bisa diperbaharui aja ya? Sekalian diajarin cara supaya bikin persiapan cara conserve alam, kalo ngambil kayu ya siapin pohon buat ditanam, kalo nangkep ikan belajar buat bikin pembibitannya. Gitu ga bisa?
Ajarin menghargai lahan, jangan semua dipake, jangan sampe ga belajar dari kota kota lain. Mumpung Palembang masih berkembang, dikelola dengan baik bisa kan?
Kita udah se-desperate itu sampe harus menyandarkan diri sama yang merusak?
Ga ada option lain?
Sedikit pun?
Rizma Adlia Syakurah,, agak panjang sih namanya,, tapi penuh do'a dari Mama Papa,,







Ujung-ujungnya memang seseorang ingin menjadi kaya raya tanpa mempertimbangkan kekakayaan orang sekitar. Bukan begitu Ma?
Ma sih kalo bisa, pengennya ga kaya gitu,, Sedih banget denger kata kata kaya gitu, apalagi dari orang yang kita kenal deket,,
Benar Ma, kita jadi kaya dengan mengkayakan orang lain. Bukan begitu Ma?
mungkin lebih tepat kalo jadi kaya untuk mengkayakan orang lain?
hmm, yang ngomong ngga tau carbon credit dan protokol kyoto mungkin? padahal kalo mau kaya dari carbon credit kan juga bisa, meskipun protokol kyoto tinggal sampai 2012 sih
Dengan hormat,
Kami kirimkan permintaan Batu bara sbb :
Re phn call/email Buyer,
***** Corection Price *******
Mohon cfmsinya…secepatnya
Terima kasih atas kerja samanya…
Salam
Kusna
Dengan hormat Ke Minner,
Kami kirimkan urut-urutan Permintaan Batu Bara mohon disampaikan ke semua Minner adalah sbb :
———————————————————————————————————————-
1. DOLOMITE ( ini berdasarkan sms dari China / Guangzou ).
Calcium Magnesium Carbonite ( Ca Mg ( CO3 ) Found In Crystals )
30-80 mm, 3,65 mm
Kalori : 5500 – UP ( 5500-5800 )
% Evapurasi : 30-45 %
% Abu : dibawah 10 %
% Air : dibawah 10 %
Kandungan : dibawah 1 %
Kebutuhan : 100 Ribu Ton/Month
Tujuan : Tien Chin
Pembayaran : CIF
Harga kisaran : 55 – 60 usd/ton sampai Tien Chin
————————————————————————————————————————–
2.Permintaan dari BNBM Trading.co.id ( LOI di attchment & Draft Contrac )
Deseription : 6300 – 6100 kcal ADB X 12 Months
PRICE = 54 USD menjadi 55 usd 50.000 ton / Month – FOB/MV-LC-Sights
Mohon dibuatkan langsung FCO ditujukan ke Buyer BABL / SCO….
Fee terserah dari Minner…
3.Permintaan dari Ascom ( LOI di attchment )
Deseription : 5500 – 5400 Kcal X 12 Months
Price =……USD 120.000 – 150.000 ton / Month
Pembayaran : CIF
Fee
D/h
berikut LOI terbaru, harga harus include US$ 1/mt (komisi Ascom) +
US$ 0.50 ~ 1/mt (komisi intermediate indonesia)
good lucky
tks & rgs
hendri
—————————————————————————————————————————–
Mohon dibantu kalau bisa harga bersaing ( dibawah harga pasar )
Demikian disampaikan atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih
Salam
Kusna/Garuda Indonesia